BULIK – SMAN 3 Bulik menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penguatan Literasi dan Numerasi bagi guru dan kepala sekolah SMA/SMK di bawah binaan Pengawas Sekolah Bapak Abdul Azis, S.Pd.I. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari para Kepala Sekolah binaan, guru mata pelajaran Matematika, serta perwakilan satu guru non-mata pelajaran Matematika dari tiap sekolah.
BIMTEK ini digelar untuk memperjelas pemahaman esensial mengenai literasi dan numerasi dalam dunia pendidikan. Dalam pemaparan materi, peserta diajak membedakan antara pembelajaran prosedural dan penguatan kemampuan bernalar secara kontekstual.
Materi utama yang dibahas dalam kegiatan ini meliputi:
Tiga Pilar Pembentuk Ekosistem Literasi: Membangun budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Penguatan Literasi dalam Proses Pembelajaran: Mengintegrasikan strategi literasi ke dalam seluruh mata pelajaran.
Numerasi Bukan Sekadar Menghitung: Mengikis stigma bahwa numerasi hanya sebatas berhitung dengan rumus, melainkan penerapan penalaran matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Perbedaan Matematika Prosedural dan Literasi Numerasi: Memahami pergeseran dari penyelesaian soal teknis menuju pemecahan masalah kritis.
Selain penerimaan materi mendalam, para peserta terlibat aktif dalam serangkaian agenda kerja teknis, yaitu:
Analisis Capaian Rapor Pendidikan: Menganalisis hasil capaian Literasi dan Numerasi Tahun 2025 di sekolah masing-masing berdasarkan data Rapor Pendidikan sebagai pemetaan awal.
Penyusunan Perangkat Ajar: Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar Pembelajaran Mendalam yang terintegrasi dengan nilai-nilai literasi dan numerasi.
Pembahasan Asesmen dan Tindak Lanjut: Membedah asesmen literasi dan numerasi untuk tiap mata pelajaran di tingkat kabupaten serta merumuskan strategi tindak lanjut yang akan diterapkan secara nyata di sekolah masing-masing.
Melalui penyelenggaraan BIMTEK ini, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan strategi pembelajaran terintegrasi di satuan pendidikan masing-masing guna mendorong peningkatan mutu pendidikan serta pencapaian rapor sekolah yang lebih optimal.